Pesawaran, Daerah Pemasok Kakao Terbesar di Indonesia

Jika anda bermain-main (tour) ke daerah Lampung, maka cobalah sesekali anda mengunjungi beberapa daerah di provinsi Lampung yang terkenal sebagai pemasok hasil pertanan kakao yang cukup besar, yakni di daerah Pesawaran (Lampung). Setiap tahunnya produksi kakao kering maupun siap distribusi di Kabupaten Pesawaran Lampung sendiri cukup tinggi. Dilansir dari situs resmi http://regionalinvestment.bkpm.go.id/newsipid/commodityarea.php?ic=3&ia=1809, bahwa potensi kakao di Pesawaran tinggi. Terhitung sejak tahun 2008, potensi panen mencapai 2.799 ton/tahun, tahun 2009 mencapai 2.900 ton, tahun 2010 adalah 2.930 ton, tahun 2011 2.920 ton dan mengalami penurunan kisaran 10 ton dari tahun sebelumnya. Sementara itu, pada tahun 2012 produksi panen mencapai 3.625 ton, dan produksi panen tahun 2013 mencapai 3.619, (Sumber data: Lampung Dalam Angka 2014, Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung).

Selain perkebunan kakao yang banyak tersebar di daerah Pesawaran, di daerah lain seperti di Gedong Tataan dan Kalianda juga banyak terdapat kebun kakao yang dibudidaya oleh masyarakat petani di daerah tersebut.

Sejak tahun 1990, perkebunan kakao di daerah Pesawaran sangat banyak dibudidaya, bahkan pertanian kakao (kopi coklat) di daerah itu menjadi salah satu mata pencaharian bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan pangan dan papan, bahkan hasil pertanian dapat digunakan sebagai biaya untuk menyekolahkan anak-anak mereka hingga pada jenjang pendidikan tertinggi.

Pohon Kakao di Daerah Pesawaran Lampung (Indonesia)
Pohon Kakao di Daerah Pesawaran Lampung (Indonesia), Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Bahkan di pinggir-pinggir jalan raya, jalan setapak, atau jalan-jalan yang menghubungkan ke daerah-daerah tempat wisata alam pegunungan, biasanya banyak sekali daerah-daerah di sekitar jalanan tersebut yang ditumbuhi ratusan, bahkan ribuan pohon kakao dengan buah-buahnya yang banyak, terkadang sampai matang dipohon dan dimakan oleh bajing (tupai) pemakan buah.

Kakao banyak dimanfaatkan dalam bidang industri makan dan obat. Di industri makanan, biji kakao diolah menjadi bahan campuran dalam pembuatan cokelat di industri pembuatan roti coklat, wafer, dan beberapa dimanfaatkan untuk pembuatan bubuk skim susu, dan lainnya.

Sementara itu, di bidang pengobatan tradisional, biji kakao yang digerus dan dihaluskan dapat dijadikan obat untuk penyembuhan reumatik (pegal linu), serta menambah stamina tubuh agar kembali bugar dan sehat.

Untuk menambah wawasan anda tentang dunia perkebunan kakao, silakan anda dapat membaca artikel panduannya berikut ini: Jarak Tanam Kakao Yang Baik.

Artikel Terbaru

Pesawaran, Daerah Pemasok Kakao Terbesar di Indonesia
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar