Cara Merempel Tanaman Cabe Secara Mudah dan Dampak Positifnya Pada Buah Cabe yang Berbuah Lebat

Merempel tanaman cabe pada dasarnya membuang pada bagian organ tanaman yang tidak penting, sehingga meminimalisir terjadinya pemborosan nutrisi, dan pada akhirnya dampak positif/baiknya adalah tanaman cabe akan tumbuh dan berkembang secara maksimal, produktivitas hasil panen akan melimpah dengan buah cabe yang berbuah lebat.

Sebagai seorang petani memang sangat dituntut untuk sangat kreatif, banyak membaca artikel seputar pertanian supaya wawasan dan konsep keilmuannya terus berkembang, mampu melihat secara terbuka sumber-sumber lain yang harus sesegera mungkin dipelajari dan diimplementasikan dalam kegiatan pertaniannya.

Merempel Cabe
Perempelan Pada Tanaman Cabe (Merempel Cabe). Photo kontributor by: KPCI.

Termasuk sebagai seorang petani harus berani mengambil tindakan (risiko) untuk selalu bereksperimen (melakukan percobaan/penelitian) dalam dunia pertanian untuk memberi dampak baik bagi bidang pertanian secara menyeluruh.

Dan sebagai hasil eksperimen saya yang pernah membudidaya cabe dan melakukan kegiatan perempelan pada tanaman cabe memang hasilnya cukup bagus sehingga hasil tanaman cabe saya lebih berkualitas.

Berikut ini beberapa rangkuman saya tentang keunggulan/dampak positif melakukan perempelan pada tanaman cabe, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Tanaman cabai lebih sehat dan kuat dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang sempurna;
  • Mampu meningkatkan hasil panen capai 20%;
  • Perempelan mampu merangsang pertumbuhan akar, batang, bunga, daun, dan buah secara cepat;
  • Tanaman cabe lebih cepat berbunga dan berbuah;
  • Organ tanaman cabe akan terlihat lebih segar;
  • Selengkapnya silakan baca: 7 Pengaruh Positif Tanaman Cabe yang Dirempel.
Setelah anda mengetahui dampak positif/keuntungan dan fungsi dari perempelan pada tanaman cabe di atas, maka sebaiknya anda mulai mencoba bereksperimen mencoba cara merempel pada tanaman cabe dengan terlebih dahulu membaca artikel berikut ini: Cara Merempel Tanaman Cabe Agar Cepat Berbuah Lebat (Merempel Daun dan Tunas Aksiler Cabe).

Semoga mengikuti panduan di atas, maka hasil budidaya tanaman cabe anda akan semakin bagus karena berkat dilakukan perempelan dan beberapa perawatan tanaman intensif lainnya seperti pemupukan, penyiraman, pendangiran dan penyiangan, dan lain sebagainya. 

4 Cara Merawat Tanaman Cabe Umur 1 Bulan yang Baik dan Benar

Pada dasarnya tanaman cabe yang masih berumur satu bulan perlu mendapatkan perawatan sangat ekstra, sebab ini merupakan harga mati bagi seorang petani untuk bekerja secara giat demi memperoleh hasil tanam cabe lebih optimal.

Penyemaian Bibit Cabe di Dalam Wadah Pot Polybag ukuran Kecil
Penyemaian Bibit Cabe di Dalam Wadah Pot Polybag ukuran Kecil. Photo Kontributor by: KPCI/FB.

Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam perawatan tanaman cabe umur 1 bulan diantaranya adalah sebagai berikut:


  • Umur 1 - 4 hari, biasanya waktu dimana dilakukan penyemaian bibit cabe dan bibit masih dalam masa perkecambahan. Pada umur tanam tersebut sebaiknya perbanyak air karena sangat dibutuhkan untuk perkecambahan biji;
  • Umur 5 hari, pemindahkan bibit ke wadah pot polybag ukuran kecil untuk tujuan pembesaran tanaman sebelum dipindahkan ke lahan bedengan terbuka yang dilengkapi dengan mulsa dan tiang ajir;
  • Umur 6 - 26 hari, waktu dimana tanaman cabe sudah tumbuh secara optimal di wadah pot polybag/pada bedengan semai. Umumnya organ akar, batang, daun sudah mulai kokoh dan siap dipindahkan ke lahan terbuka (bedengan bermulsa). Tetap lakukan penyiraman secara rutin 1 - 2 kali dalam sehari, penyiraman sebaiknya waktu sore hari dengan dosis secukupnya hingga tanahnya benar-benar lembab, tetap pantau pertumbuhan tanaman, hindari dari serangan hama yang mungkin saja menyerang tanaman bibit cabe;
  • Umur 27 - 30 hari, biasanya tanaman cabe sudah ditanam pada lahan bedengan bermulsa, dan bisa langsung diberi tiang ajir dan mulsa agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe tumbuh optimal. Saat tanaman cabe sudah ditanam di lahan bedengan, maka berilah pertama kali pupuk organik/kompos/pupuk kandang terlebih dahulu, baru nanti jika sudah cukup umur, bisa diberi tambahan hormon pertumbuhan, atau pupuk anorganik (contohnya: TSP, KCL, phonska, dll). Lakukan juga penyiraman secara intensif agar tanaman tidak mengalami dehidrasi (kekurangan cairan) sehingga dapat menghambat tanaman untuk menghasilkan hormon, enzim, dan fisiologinya terganggu;
Itulah tadi keempat cara dalam merawat tanaman cabai umur satu bulan yang baik dan benar, semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda. Jangan lupa baca juga: 5 Teknik Perawatan Cabai, Panen 60 Kali Lipat.

7 Pengaruh Positif Tanaman Cabe yang Dirempel dan Tidak Dirempel (Kegiatan dan Cara Merempel Tanaman Cabe)

Dalam budidaya tanaman cabe, perempelan merupakan kegiatan perawatan tanaman cabe agar tumbuh dan berkembang secara sempurna, serta mendapatkan hasil panen jauh lebih optimal.

Dibandingkan dengan tanaman cabe yang tidak dirempel, maka jika tanaman cabe yang telah anda budidaya dilakukan perempelan pada tanaman cabe tersebut, maka secara otomatis akan memberi dampak positif terhadap kehidupan fisiologi tanaman cabe.

Merempel Tanaman Cabe Pruning
Teman-Teman KPCI Indonesia Melakukan Perempelan Pada Tanaman Cabe

Beberapa manfaat/fungsi/kegunaan positif perempelan pada tanaman cabe, diantaranya adalah:
  • Tanaman cabe lebih sehat, kuat, dan tumbuh subur;
  • Mampu meningkatkan hasil panen hingga 20%;
  • Merangsang pembentukan akar, batang, daun, bunga, serta buah jauh lebih cepat 30% dibanding tidak dirempel;
  • Tanaman cabe akan lebih cepat berbunga, lebih cepat memunculkan calon bunga dan buah produktifnya;
  • Memacu pertumbuhan dan perkembangan batang dan serta peningkatan hormon auksin yang membantu dalam pemanjangan akar dan batang di daerah jaringan meristematiknya;
  • Organ dan batang tanaman cabe akan jauh lebih segar dan terlihat bugar, lebih sehat; Lihat gambar hasil perempelan di bawah ini:
Perempelan Tanaman Cabe
Hasil Tanaman Cabe yang Dilakukan Perempelan Tanaman Cabe Berdaun Segar. Photo Kontributor Oleh Kawan-Kawan KPCI Indonesia.
  • Selain itu, aktivitas perempelan (pruning tanaman cabe) juga terbukti mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe secara signifikan,
Melihat beberapa keunggulan atau manfaat dari kegiatan perempelan tanaman cabe di atas, maka sangatlah penting penerapan perempelan tanaman cabe pada tanaman cabe yang sedang anda budidaya (sedang ditanam di kebun hortikultur). Dan, sebagai petani cabe maka anda wajib mencoba (bereksperimen) menggunakan teknik/cara perempelan pada tanaman cabe, siapa tahu hasilnya cocok dan bisa anda terapkan di sepanjang musim tanam cabe berikutnya. 

Semoga informasi singkat di atas berguna untuk anda. Silakan pelajari juga cara/tutorial >> Cara Merempel Tanaman Cabe agar Cepat Berbuah Lebat (Perempelan Daun dan Tunas Aksiler Cabe)

Cara Merempel Tanaman Cabe Agar Cepat Berbuah Lebat (Perempelan Daun dan Tunas Aksiler Cabe)

Perempelan (teknik merempel) pada tanaman cabe ialah termasuk teknik dasar dalam budidaya cabe. Merempel bagian dari kegiatan perawatan tanaman yang semestinya dilakukan oleh petani cabe. Namun, di lapangan banyak sekali petani cabe yang belum terlalu banyak melakukan kegiatan perempelan ini, padahal jika dilakukan secara baik dan benar, maka akan membuat tanaman cabe tumbuh dan berkembang secara bagus, serta merangsang hormon auksin untuk pembentukan batang dan juga munculnya bunga dan buah cabe yang lebat.

Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang teknik perempelan pada tanaman cabe, untuk mempercepat waktu panen cabe, namun sedikit saya pribadi akan mencoba mengulang dan menjelaskan kembali secara terperinci terkait bagaimana cara perempelan pada tanaman cabe yang baik dan benar sehingga tanaman cabe akan lebih berkualitas.

Pengaruh tanaman cabe yang dirempel dan tidak dirempel tentu saja akan jauh berbeda. Berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman di anggota komunitas petani cabe indonesia (KPCI), bahwa tanaman cabe yang dilakukan perempelan akan tumbuh lebih cepat, lebih sehat, kuat tahan hama dan penyakit, secara fisik tanaman cabe lebih sehat dan terlihat segar, pertumbuhan dan perkembangan tanaman jauh lebih optimal, hasil panen lebih banyak, buahnya lebat, bunga-bunganya banyak yang bermunculan, serta meningkatkan produktivitas hasil panen.

Langsung saja akan saya jabarkan tentang merempel tunas aksiler dan bagian daun pada tanaman cabe secara sederhana seperti berikut ini:

  • Pada saat melakukan kegiatan perempelan, maka sebaiknya yang perlu anda perhatikan adalah waktu perempelan dan umur tanaman cabe. Waktu perempelan sebaiknya pada waktu sore hari atau ketika cuaca cukup sejuk/tidak terlalu panas. Perempelan hanya dapat dilakukan secara baik/efektif apabila umur tanaman cabe sudah berumur 60 - 70 hst ke atas sebelum menginjak waktu pembungaan pada tanaman cabe. Di umur 60 - 70  hst inilah tanaman cabe sudah perlu dirempel, yakni dengan membuang tunas-tunas aksiler/tunas samping/tunas liar yang tidak penting. Tunas yang tidak penting tersebut jika dibiarkan maka akan berefek buruk bagi peningkatan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan akibatnya adalah tanaman mengalami defisiensi unsur hara tertentu, karena sebagian nutrisi ditransfer ke tunas liar/aksiler yang tidak perlu;
  • Siapkan alat-alat perempelan berikut ini: (1). Pisau tajam (2). Gunting potong (3). Bakul/karung goni/kotak sampah/ember/bak ukuran besar (4). sapu lidi untuk membersihkan sisa-sisa perempelan agar lahan/bedengan tanam tidak kotor;
  • Setelah alat-alat disiapkan, maka kegiatan perempelan akan dimulai;
  • Langkah pertama dalam perempelan cabe adalah menyiapkan gunting/pisau tajam. Namun, untuk hasil yang lebih cepat anda bisa menggunakan gunting potong untuk memangkas tunas aksiler/daun-daun cabe yang terlalu lebat (gembel). Jika tidak ada gunting potong, maka alternatifnya anda bisa menggunakan pisau tajam;
  • Member KPCI Melakukan Perempelan pada Tanaman Cabe. 
  • Perempelan diawali dengan memotong semua daun bagian bawah serta tunas-tunas liar (ukuran kecil) yang tumbuh pada batang utama (gunakan gunting potong/pisau tajam), dan dahan dari pucuk disisakan 4 - 10 daun saja. lihat gambar di bawah ini:
Merempel Tanaman Cabe yang Bagus

  • Setelah selesai melakukan perempelan pohon cabe, maka selanjutnya bersihkan daun-daun sisa perempelan menggunakan sapu lidi, lalu masukan ke dalam karung goni/keranjang/bakul/bak/ember/kotak sampah khusus;
  • Untuk menghemat tenaga, sebaiknya perempelan bisa mengandalkan beberapa orang karyawan yang memang sudah paham tentang proses perempelan, sehingga waktu perempelan akan jauh lebih cepat;
  • Berikut ini dicantumkan hasil dari perempelan pada tanaman cabe, lihat gambar-gambar di bawah ini, sangat terlihat bahwa setelah dilakukan perempelan, tanaman cabe lebih terlihat sehat, subur, daunnya hijau-hijau, terbebas dari hama, serta tanaman cabe terlihat lebih fresh (segar).
Foto/gambar hasil perempelan 1, tanaman cabe terlihat lebih segar, daunnya lebih hijau:

Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe.
Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe lebih kuat dan daunnya segar


Foto/gambar hasil perempelan 2, tanaman cabe lebih fresh, dan tumbuh secara optimal:

Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe.
Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe jauh lebih sehat dan subur


Semoga informasi tentang cara/tutorial/teknik perempelan pada tanaman cabe di atas bermanfaat untuk anda. Selamat mempraktekan, semoga berhasil. Jangan lupa untuk klik dan baca juga artikel tentang: 5 Teknik Perawatan Cabai, Panen 60 Kali Lipat.