Air Cucian Beras, Nutrisi Penting Bagi Tanaman Perkebunan

Air bekas cucian beras merupakan salah satu jenis pupuk organik cair alamiah yang terbukti ampuh sebagai nutrisi penting bagi tanaman. Dengan adanya air cucian beras ini, dapat dimanfaatkan para pekebun/petani untuk penyubur tanaman hortikultura buah maupun sayur-mayur.

Beberapa jenis tanaman sayur-mayur dan buah-buahan yang sering diberikan air cucian beras pada lahan tanamnya adalah tanaman strawberry, sirsak hasil pencangkokan, tanaman-tanaman hias seperti bunga mawar, anggrek hidroponik, bunga kertas, kaktus, tanaman bunga melati, sawi yang ditanaman dengan vertikultur juga sering kali menggunakan air cucian beras supaya pertumbuhan dan perkembangan tanamannya menjadi tumbuh pesat.

Kandung penting dalam air cucian beras meliputi beberapa komponen seperti karbohidrat berupa pati (85-90%), selulosa, protein glutein, gula, vitamin B1 yang cukup tinggi, dimana vitamin B1 (tiamin) ini sangat berguna sebagai perangsang dalam pembentuk akar primer maupun sekunder pada tanaman.

Selain dari pada itu, air cucian beras juga terbukti sebagai pupuk organik cair yang membawa formulasi terbaru bakteri Pseudomonas fluorescens yang berperan dalam pengendalian patogen berbahaya bagi tanaman budidaya sehingga tanaman akan jauh dari penyakit karat daun seperti yang banyak menimpa pada tanaman buah strawberry.

Tanaman Strawberry Nampak Sehat Berkat Air Cucian Beras
Tanaman Strawberry Nampak Sehat Berkat Air Cucian Beras, Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Berdasarkan referensi terdahulu, seperti diketahui juga bahwa, bakteri P. fluorescens ini juga sangat penting bagi penunjang dalam perangsangan pembentukan akar pada tanaman yang baru saja tumbuh. Selain itu, bakteri akar jenis ini juga sangat membantu untuk mensintesis (membuat) metabolit yang mampu menghambat pertumbuhan serta aktivitas berbahaya atau istilahnya memicu ketahan sistemik tanaman terhadap hama dan penyakit.

Bayangkan tiap kali anda mencuci beras, pasti ada sisa air pembuangan tersebut?. Nah, alangkah baiknya anda gunakan sebagai penyubur tanaman hortikultura buah maupun sayur yang sedang anda budidaya. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Setelah selesai mencuci beras, maka lakukan penampungan air bekas cucian beras tersebut ke dalam ember atau media sejenisnya;
  • Diamkanlah air cucian beras tersebut 5 - 10 menit;
  • Selanjutnya dapat anda siramkan air cucian beras tersebut pada lahan tanam (tanah) pada beberapa tanaman budidaya yang anda sedang anda kerjakan;
  • Tunggu beberapa waktu hingga 0,5 bulan, dan lihat perkembangan tanaman, terutama pada bagian akar, batang dan daunnya. Biasanya pemberian pupuk organik cair dari cucian bekas air beras juga dapat merangsang pembungaan pada tanaman buah tertentu, sepert contohnya pada tanaman strawberry berbuah lebat karena adanya pemberian air cucian beras yang kaya akan nutrisi vitamin B1 yang juga sebagai pengganti dari hormon rhizokalin.
Jika anda tertarik untuk mengikuti tips di atas, silakan segera anda praktekan sendiri di rumah dengan mengikuti langkah dan penjelasan di atas. Semoga apa yang telah dijelaskan pada bagian di atas bermanfaat untuk rekan-rekan petani dna pekebun di manapun anda berada. Salam budidaya pertanian. Ayo menanam, ayo berkebun. Jangan lupa baca juga: Cara Merawat Pohon Strawberry Agar Cepat Berbuah Lebat


Artikel Terpopuler

Air Cucian Beras, Nutrisi Penting Bagi Tanaman Perkebunan
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar

8 komentar

May 31, 2016 at 5:03 PM Delete

berapa lama air cucian beras boleh disimpan untuk menyiram tanaman?
thanks

Reply
avatar
June 1, 2016 at 6:45 PM Delete

Hallo mas Tooth, Salam kenal untuk anda.
Menurut pengalaman saya pribadi, tuk air cucian beras hanya dipakai 1 kali pakai saja (penyimpanan 1 hari saja), tidak bisa disimpan terlalu lama, karena bisa basi dan kandungan tiamin bisa berkurang. Saya bisanya menggunakan langsung pada hari itu saja, tidak pernah disimpan.

Reply
avatar
September 21, 2016 at 7:13 PM Delete

Maaf, tadi di atas di sebutkan bahwa pemberian air cucian beras pada tanaman stoberi akan menyebabkan tanaman stroberi berbuah lebat, sedangkan setelah saya praktekkan ternyata hanya tanaman/daunnya saja yang lebat, pertumbuhan buahnya malah lama. Bisa minta tolong penjelasannya?

Reply
avatar
September 22, 2016 at 11:09 PM Delete

Hallo mbak Divani Dzakia Arsy. Salam kenal untuk anda,
'Terimakasih atas informasi dan komentar dari anda.
Namun berdasarkan pengalaman saya memang benar pemberian air cucian beras bisa membuat daun stroberry menjadi lebat/rimbun, daunnya menjadi hijau dan hal ini juga pernah saya alami. Namun tetap bersabar mbak, tunggu mbak hingga proses pembungaan terjadi setelah beberapa minggu aplikasi pupuk. Dan saya sendiri tidak hanya menggunakan air cucian beras, saya juga tambahkan nutrisi lain pada tanaman stroberry, yakni waktu itu saya pake pupuk bioboost tuk merangsang pembentukan bunga dan juga buahnya. Terimakasih.

Reply
avatar
January 17, 2017 at 1:35 PM Delete

hebat manfaat air cucian beras/leri
tak cobane yo bro

Reply
avatar
January 19, 2017 at 7:34 AM Delete

Hallo pak Ray, salam kenal untuk anda. Silakan dicoba pak. Semoga berhasil aplikasi air cucian beras untuk tanaman budidayanya. Terimakasih.

Reply
avatar
November 13, 2017 at 1:46 PM Delete

apakah boleh air cucian beras di aplikasikan setiap hari?trimakasih sebelumnya mas

Reply
avatar
November 15, 2017 at 6:41 AM Delete

hallo pak Andi... saran saya jangan terlalu sering/bahkan setiap hari pemberian air cucian beras pada tanaman. Berikan saja setiap seminggu sekali itu sudah bagus pak. Semoga membantu. Terimakasih.

Reply
avatar