Penanaman Ubi Jalar (Mantang) Dengan Bibit Vegetatif Supaya Buahnya Besar

Ubi jalar (nama latin: Ipomoea batatas L), adalah salah satu dari pertanian hortikultura umbi-umbian yang sangat pesat dibudidaya oleh mayoritas petani di Indonesia. Ubi jalar sebelum kemerdekaan republik Indonesia, merupakan salah satu dari jenis makanan pokok warisan leluhur Belanda sejak ratusan tahun lalu. Pada masa Hindia-Belanda, masyarakat petani telah banyak membudidayakan tanaman mantang (ubi jalar) ini untuk berbagai kepentingan istana kerajaan, dan atau dijual untuk memenuhi kebutuhan importir baik di dalam maupun di luar negeri. Perdagangan pada saat itu lebih ditunjukkan kepada cara berdagang menggunakan kapal-kapal sewa Belanda di sepanjang jalur selat Sunda dan daerah pesisir Sumatera dan Jawa hingga ke Vietnam dan negara-negara Asia-Pasifik lainnya.

Mantang banyak dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, seperti untuk kepentingan kuliner masakan, untuk diolah menjadi kue-kue yang lezat, dijadikan keripik ubi jalar, dibuat getuk lindri, dan beberapa bagian organ daun dan batangnya banyak juga dimanfaatkan sebagai pengobatan herbal dan untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti demam, luka memar, wudun (borok pada bagian pantat), dan lain sebagainya.

Melihat potensi yang begitu lengkap dari tanaman ubi jalar ini, maka tak ada salahnya apabila anda sebagai pekebun/petani untuk mencoba membudidayakan ubi jalar ini, dari pada lahan pertanian anda kosong tidak terisi jenis tanaman sayur maupun buah, maka membudidaya mantang adalah pilihan paling tepat.

Tanaman Ubi Jalar Merah Berpohon Rimbun
Tanaman Ubi Jalar Merah Berpohon Rimbun, Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Untuk membudidaya ubi jalar, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan, semua itu menyangkut beberapa hal yakni bibit tanam, syarat tumbuh tanaman dan jenis tanah yang cocok, pengolahan lahan tanam dan penanaman ubi jalar, proses kegiatan perawatan tanaman jalar, hingga kepada proses akhir yakni pemanenan dan kegiatan pasca panen.

Mar kita mulai tahap demi tahap dalam penanaman ubi jalar supaya nantinya buah/umbinya besar-besar.

1. Pemilihan Bibit Tanam Jalar
'
Pemilihan bibit tanam ubi jalar dapat ditempuh melalui dua alternatif cara, yakni pembibitan secara vegetatatif dan secara generatif.

Pembibitan secara generatif yakni langsung menggunakan tunas umbi yang telah disimpan 2-3 bulan. Tunas pucuk kemudian dipotong dan disemai terlebih dahulu di wadah polybag. Namun, pembibitan secara generatif ini sangat kurang diminati oleh para petani, karena prosesnya yang cukup ribet, namun tak ada salahnya jika anda ingin mencobanya, hasil panennya tetap tak jauh berbeda dengan ubi jalar hasil dari pembibitan secara vegetatif.

Pembibitan secara vegetatif dilakukan dengan mengambil bagian batang tanaman yang sudah tua, setidaknya berumur 2 - 3 bulan sejak tanam awal. Pemilihan bibit secara vegetatif ini justru yang menjadi incaran bagi para pekebun karena akan jauh lebih bagus hasil panen nantinya. Cara mengambil bibit vegetatif adalah dengan memotong/memangkas beberapa ruas batang dari tiap-tiap tanaman secara random (acak) dengan menggunakan pisau yang tajam.

2. Syarat Tumbuh dan Jenis Tanah Yang Cocok

Ubi jalar adalah jenis tanaman tropik yang sangat baik ditanam di daratan Asia, termasuk di Indonesia. Tanaman ini harus mendapatkan cahaya matahari penuh sepanjang hari. Sementara itu jenis tanah yang paling bagus untuk mendapatkan hasil panen ubi jalar dengan umbi/buah yang besar-besar yakni dengan membudidayanya di lingkungan pertanian yang kaya akan jenis tanah liat berpasir/liat berlempung.

Selain itu, syarat tumbuh lainnya yakni sebaiknya penanaman ubi jalar dilakukan menjelang musim hujan ke kemarau (sekitaran bulan Desember-Februari).

3. Pengolahan Lahan Tanam dan Penanaman Bibit Vegetatif

Lokasi/lahan tanam dapat dicangkul atau dibajak dengan alat berat (traktor), bolak balikkan tanah hingga gembur dan kemudian buat beberapa bedengan-bedengan dengan tinggi bedengan 40 cm (ukuran ideal untuk menampung umbi di dalam tanah), serta lebar bedengan 1 meter, dan panjang bedengan disesuaikan saja dengan luas lahan yang tersedia.

Setelah bedengan dibuat, maka pada tiap-tiap bedengan dibuat 2 -3 lajur penanaman+lubang tanam dengan jarak tanam ubi jalar satu dengan lainnya adalah 25 - 30 cm.

Setelah lubang tanam disediakan, maka penanaman bibit tanaman dapat dilakukan sesegera mungkin, yakni dengan membenamkan 2 bibit batang vegetatif untuk 1 lubang tanam. Setelah itu tutup lubang tanam dengan tanah disekitarnya. Selanjutnya lakukan penyiraman terutama jika tanah di lahan tanam kering. Sampai pada tahap ini anda telah berhasil menaman ubi jalar.

4. Perawatan Tanaman Ubi Jalar

Bibit vegetatif ubi jalar biasanya sudah akan mulai tumbuh tunas pada batangnya saat berumur 2 minggu atau lebih dalam perawatan. Sehingga untuk memunculkan batang dan tunas yang banyak tentu saja dibutuhkan kegiatan perawatan tanaman yang intensif. Ada beberapa hal yang dilakukan dalam kegiatan perawatan tanaman yakni, meliputi:
Perkebunan Ubi Jalar Organik
Perkebunan Ubi Jalar Organik Foto Oleh: Wahid Priyono

  • Penyiraman, dilakukan terutama pada tanaman yang berumur 0 hari sampai 20 hari selama masa pemeliharaan. Penyiraman rutin tiap 1 kali dalam sehari sesuaikan juga dengan kebutuhan, atau tetap dipantau kondisi lahan tanamnya, apakah masih lembab atau sudah kering? jika sudah kering segera lakukan penyiraman;
  • Pendangiran dan Penyiangan. Menurut pengalaman saya pribadi, dalam budidaya ubi jalar/ubi rambat, salah satu faktor yang membuat buah/umbi mantang besar-besar adalah kegiatan pendangiran dan penyiangan. Kedua kegiatan ini dapat dilakukan secara bersama-sama, dimana pendangiran dilakukan dengan mencangkul kecil-kecil pada tiap tanam pada umur 35 hari, serta memastikan dan mengontrol bahwa lahan tanam tidak ditumbuhi gulma (rumput liar). Kalaupun terdapat rumput liar, segera koret, cabut, dan bakar rumput liar tersebut;
  • Pemupukan Tanaman Jalar. Ubi jalar harus dipupuk secara rutin setiap 1 bulan sekali dengan pupuk kotoran ayam. Berdasarkan pengalaman supaya umbi mantang besar-besar, sebaiknya berikan saja pupuk organik dari kotoran tahi ayam yang telah dikeringkan. Cara pemberiannya adalah dengan langsung disebar ke tiap-tiap tanaman, tiap tanaman cukup diberi 1 - 2 genggam pupuk kotoran ayam kering (genggaman tangan orang dewasa).
  • Pengendalian Hama dan Penyakit. Pada umumnya sejauh ini sangat sedikit sekali penyakit yang menyerang tanaman ubi jalar, dan hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Akan tetapi jenis hama yang perlu diwaspadai adalah tikus tanah/tikus kebun yang sering kali menjadi hama parasit pada umbi mantang ketika mendekati masa-masa panen (pengedukkan buah menggunakan cangkul). Alternatif cara untuk mencegah rusaknya buah karena hama tikus adalah dengan melakukan pemanenan tepat waktu.
5. Kegiatan Pemanenan Ubi Jalar dan Pascapanen

Ubi jalar biasanya sudah dapat memproduksi buah sekitaran umur 3 - 4 bulan. Pada umur tanam tersebut ubi jalar sudah siap dipanen. Pemanenannya dapat dilakukan dengan membongkar tanah di tiap-tiap lahan tanam, sehingga pada akhirnya akan terlihat umbi-umbi mantang yang siap untuk diambil dan dimasukkan karung.

Buah/Umbi Ubi Jalar Mantang  Ukuran Jumbo Besar
Buah/Umbi Ubi Jalar Mantang  Ukuran Jumbo Besar, Foto Oleh: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Sementara itu, batang-batang tanaman ubi jalar yang sudah tua hasil panen tersebut juga dapat digunakan kembali sebagai bibit vegetatif untuk penanaman berikutnya, atau memang jika akan dijual juga lebih bagus untuk menambah finansial anda.

Untuk harga ubi jalar di pasaran sanagat bervariasi dan harganya begitu stabil, sehingga anda juga dapat menjualnya langsung secara eceran di supermarket, atau di wilayah-wilayah dan tempat kuliner dan industri makanan yang membutuhkan.

Jika anda tertarik untuk membudidaya ubi jalar, tidak ada salahnya anda mencoba cara yang telah dijelaskan di atas. Semoga bermanfaat untuk anda. Salam berkebun, ayo menanam.
Jangan lupa baca juga: Cara Budidaya Ubi Jalar Organik Agar Cepat Berbuah Lebat.

Artikel Terpopuler

Penanaman Ubi Jalar (Mantang) Dengan Bibit Vegetatif Supaya Buahnya Besar
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar