3 Jenis Pupuk Dasar Cabe Saat Musim Hujan

Pada musim hujan, biasanya para petani serba bingung mengenai tanaman cabenya. Di sisi lain, ingin sekali mereka memberikan pupuk, akan tetapi khawatir justru nanti tanamannya akan mati, karena pada musim hujan biasanya intensitas air cukup tinggi, sehingga bisa saja justru akan mematikan organ tanaman jika pemberian tidak benar.

Anda tidak perlu khawatir memberi pupuk pada saat musim hujan, akan tetapi pemberian pupuk pada musim hujan khusus tanaman cabe sangat berbeda dari musim kemarau. Hal inilah yang pernah saya terapkan pada tanaman cabe yang pernah dibudidaya.

Jadi, khusus pemberian pupuk pada tanaman cabe di musim hujan yakni dengan cara membenamkan pupuk pada masing-masing lubang khusus pupuk, kemudian ditutup dengan tanah di sekitarnya. Berikan pupuk tepat berada di tengah-tengah antara tanaman satu dengan tanaman lainnya.

Berikut ini rekomedasi jenis pupuk yang dapat anda gunakan untuk merawat tanaman cabai pada saat musim hujan.

1. Pupuk Kandang dan Kompos

Dari dahulu, pupuk kandang memang terbukti ampuh dalam memberi kesuburan pada tanah dan tanaman. 

Tanaman yang diberi pupuk kandang dan kompos, umumnya akan tumbuh sempurna, sebab pada pupuk kandang dan kompos terdapat unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman, seperti banyaknya unsur Nitrogen (N), Magnesium (Mg), Kalium (K), Kalsium (Ca), dan Phosfor (P) dalam jumlah tinggi. Unsur-unsur tersebut banyak digunakan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan, pembentukan enzimatis dan hormon, sebagai bahan dalam pertahanan tubuh tumbuhan terhadap penyakit pada tanaman yang mungkin saja dapat terjadi pada musim penghujan.

Tanaman Cabe Hijau Lado F1 Hibrida Berbuah Lebat
Tanaman Cabe Hijau Lado F1 Hibrida Berbuah Banyak
Tanaman Cabe Hijau Lado F1 Hibrida Berbuah Banyak, Foto Orisinal by: Wahid Priyono


Cara pembuatan pupuk kandang terbilang cukup praktis, mudah, dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. Untuk membuatnya silakan dapat anda praktekan langsung di rumah dengan mengikuti pendoman link berikut: Cara Pembuatan Pupuk Kandang Serta Peranannya Bagi Pertumbuhan Tanaman.

2. Pupuk Phonska Cair

Kenapa saya merekomendasikan pupuk phonska cair? Karena jenis pupuk ini paling cocok diberikan ke tanaman cabai saat musim penghujan, caranya cukup dengan disiramkan pada tumbuhan yang kerdil, terkena penyakit, dan atau pada tanaman cabe yang sedang masa pertumbuhan awal ketika baru dipindah ke lahan bedengan bermulsa.

Sama halnya pupuk kandang, pembuatan pupuk phonska cair ini sangat mudah serta dapat anda terapkan langsung di rumah/kebun anda.

Cara pembuatannya dapat anda pelajari pada link berikut ini: Cara Pembuatan Larutan Pupuk Phonska Cair Untuk Tanaman Cabe

Dengan mengikuti pedoman langkah pembuatan larutan phonska cair di.atas, maka saya akan menjamin mudah-mudahan tanaman cabe anda akan tumbuh subur pada saat musim hujan maupun saat menjelang musim kemarau, dan tentunya hasil panen cabai anda akan melimpah karena buahnya sangat lebat. Silakan dibuktikan !


3. Pupuk NPK Mutiara Pupuk Urea

Kedua jenis pupuk ini juga sangat bagus diberikan pada tanaman cabe saat musim hujan. Penggunaan pupuk ini dengan cara membenamkannya ke dalam tanah, dengan dosis cukup 1 genggam tangan orang dewasa untuk tiap tanaman cabe. Pemberiannya dilakukan tiap 1 bulan sekali, atau bisa rutin tiap 20 hari sekali. Pupuk NPK mutiara juga coock

Dari keempat jenis pupuk di atas, dapat dipilih salah satu saja sebagai fokus anda dalam merawat tanaman cabe di saat musim hujan. Namun, berdasarkan praktek langsung, pemberian pupuk Phonska memiliki hasil yang cukup efektif dibandingkan ketiga pupuk lainnya. Namun, tidak ada salahnya anda mencoba mempraktekan untuk keempat jenis pupuk di atas. Semoga tutorial di atas mampu membantu rekan remaja, bapak, dan ibu tani/pekebun dimanapun anda berada. Ayo berkebun.

Artikel Terpopuler

3 Jenis Pupuk Dasar Cabe Saat Musim Hujan
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar

8 komentar

February 8, 2017 at 8:28 PM Delete

gan, penggunaan phonska cair saat musim hujan apakah nantinya ngga akan sia-sia gan? takutnya kalo pupuk cair nanti hanya bertahan sebentar karna hanyut terbawa air hujan.

Reply
avatar
February 14, 2017 at 12:03 PM Delete

Hallo pak Saeful Alan, salam kenal pak. Izin menjawab...
Sebenarnya untuk pupuk phonska padat juga bisa langsung diberikan pada tanaman cabe yang masih dalam masa pertumbuhan/menginjak masa pembungaan. Nah, pada musim hujan bisa menggunakan pupuk phonska padat, namun khusus untuk lahan tanam menggunakan bedengan bermulsa, maka pemberian pupuk phonska cair menurut pengalaman saya tidak masalah, asalkan diberikan secara tepat dengan diimbangi irigasi lahan yang benar, agar keseluruhan lahan bedengan tidak tergenangi air, semoga membantu ya pak,,,terimakasih telah berkunjung ke website saya. Semoga bermanfaat untuk anda.

Reply
avatar
February 18, 2017 at 4:16 PM Delete

Terima kasih atas jawabannya gan. Btw saya pemula dalam hal perkebunan, ane ngga punya dasar apapun dalam hal ini, termasuk berkebun cabe. Kira-kira ane boleh ngga minta kontak agan? banyak hal yang mau saya tanyakan. sekalian sharing pengalaman gan. biar ane juga bisa menjadi pekebun profesional seperti agan. ehehe

Reply
avatar
March 2, 2017 at 3:58 PM Delete

gan, kalo pengocorannya hanya seukuran air mineral gelas/tanaman kira-kira cukup ngga gan? atau kurang? namun pemberian pupuk cairnya 1minggu sekali.

Reply
avatar
March 2, 2017 at 4:02 PM Delete

Oh iya 1 lagi gan. Yg benar itu larutan phonska cairnya dicampur 20liter air atau 10-15liter air gan? Soalnya ane liat disalah satu komentar agan dicara pembuatan phonska cair itu agan menjawab 10-15liter air bersih. Makasih gan

Reply
avatar
March 14, 2017 at 8:29 AM Delete

Hallo Pak Saeful. Salam kenal pak. Silakan bisa hubungi saya via email di wahid.biyobe111@gmail.com untuk berkomunikasi tanya jawab seputar budidaya cabe, terimakasih.

Reply
avatar
March 14, 2017 at 11:24 AM Delete

Dikocornya pake dua gelas air (400 mL) air aja pak (ini sudah cukup). Pemberian pupuk cair bisa pak seminggu sekali, bisa dicoba pak. nanti bagikan hasil aplikasi/eksperimen bapak di kebun cabe yg bapak budidaya. Terimakasih, semoga bermanfaat.

Reply
avatar
March 14, 2017 at 11:25 AM Delete

itu mah kondisional aja pak (divariasi sesuai kebutuhkan). Bisa pake antara 10 15 Liter air pak... selamat mencoba.

Reply
avatar