Cara Budidaya BUAH TOMAT Menggunakan Pupuk Kandang Organik Agar Menguntungkan

Berkebun buah tomat merupakan kegiatan dan aktivitas yang sangat menyenangkan menurut saya. Dengan berkebun maka kita banyak mendapatkan pengetahuan yang sebelumnya belum pernah kita dapatkan. Selain itu, kita juga  dapat menghasilkan keuntungan yang begitu memukau.


Berkebun buah tomat (buah tomat atau rampai dalam tata nama ilmiah biologi disebut: Solanum lycopersicum syn) merupakan pengalaman pertama saya dalam membudidayakan berbagai jenis tanaman yang ada di lingkungan tempat tinggal saya ini.

Dalam berkebun buah tomat sebenarnya kita tidak diharuskan mempunyai lahan yang cukup luas, di sekitar rumah kita pun juga dapat dimanfaatkan sebagai lahan untuk membudidayakan buah tomat. Sangat mudah bukan?

Pohon Tomat (Rampai) Sedang Berbuah Lebat
Pohon Tomat (Rampai) Sedang Berbuah Lebat, Foto Original by: Guruilmuan
Mafaat Buah Tomat Dalam Kehidupan Sehari-Hari

       Manfaat buah tomat dalam kehidupan sehari hari cukup beragam, yaitu di gunakan untuk bahan masakan seperti sayur tumis, sambal dan juga buah tomat seringkali digunakan untuk bahan kecantikan, untuk bahan menghaluskan kulit dan lain sebagainya.

Karakteristik Tanaman Buah Tomat

        Tanaman tomat mempunyai beberapa karakteristik yaitu mudah bertahan di dalam cuaca yang tidak menentu, mempunyai sistem perakaran serabut karena tergolong dalam tumbuhan monokotil, mempunyai bunga berwarna kuning, buah yang mentah berwarna hijau, sementara untuk buah yang sudah matang atau sudah siap petik berwarna merah atau sudah kuning. Batangnya tidak berkambium , daunnya berwarna hijau dan tidak beraturan. Selain itu, sistem pembuluh angkutnya (xilem dan floem) tersebar, biasanya masyarakat menjual buah tomat dalam bentuk sudah matang.

Syarat Tumbuh Tanaman Buah Tomat

        Tanaman atau tumbuhan buah tomat sebaiknya ditanam di daerah yang berdataran rendah hingga berdataran tinggi mulai dari ketinggian lahan 200 – 800 meter di bawah permukaan air laut (mdpl). Akan tetapi, tanaman ini juga bisa ditanam di daerah lereng-lereng pegunungan dan wilayah perbukitan dengan tekstur tanah yang gembur dan subur, kaya akan unsur hara organik. Tanaman tomat juga akan terlihat subur apabila menggunakan tanah jenis lempung berpasir dan juga dapat menggunakan tanah liat berpasir dengan tingkat pH 6,5 - 7,1. Selanjutnya, tanamlah bibit-bibit tomat muda dilahan terbuka agar mudah  mendapatkan sinar cahaya matahari di setiap harinya. Suhu lingkungan yang cocok bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat berada pada kisaran suhu 20 - 32 derajat celcius, dengan tingkat kelembaban udara sebesar 75 - 80 %. Curah hujan yang diharapkan adalah 500 - 700 mm/tahun. 

 Cara Budidaya Tanaman Buah Tomat

Dalam pembudidayaan atau menanam tanaman buah tomat ada beberapa yang dapat ditempuh. Sebagai panduannya, silakan ikuti langkah (prosedur) di bawah ini:

    1.     Penyiapan Bibit Buah Tomat

      Untuk menyiapkan bibit tomat itu sagat sederhana.Caranya adalah mengambil buah tomat yang sudah matang kemudian buah di pencet di dalam air yang berada di mangkok atau ember, lalu saringlah dan setelah itu jemur biji tomat hingga kering.

     2.     Pengolahan Lahan Bibit

        Buatlah tanah berbentuk seperti bedengan kecil taburi pupuk kandang dari hewan ternak secukupnya, setelah itu siram lahan dengan air secukupnya tunggu 7 - 8 hari untuk menjadi bibit tomat menghasilkan tanaman baru yang siap di tanam.

     3.     Penanaman Buah Tomat

       Setelah bibit tomat sudah menjadi tanaman muda maka langkah berikutnya adalah menanam bibit tomat muda di lubang tanam yang sudah dibentuk pada bedengan dan berilah sedikit pupuk kandang sebelum bibit tomat ditanam kemudian masukan bibit tomat tersebut ke dalam lubang tanam tersebut satu persatu dan tutuplah lubang tanaman tersebut dengan tanah yanga da di sekitarnya. Selanjutnya, Anda dapat melakukan penyiraman, pemupukkan serta pendaringan, dan beberapa metode perawatan tanaman lainnya, termasuk pengontrolan tanaman setiap harinya.

 4.  Perawatan Tanaman Buah Tomat

  Berikut ini tips dalam merawat buah tomat diantaranya:

·        Tahap penyiraman: sebaiknya tahap penyiraman ini dilakukan pada tanaman yang baru dipindahkan, atau pada kondisi tertentu dimana jika terlihat tanah di sekitar tanaman menjadi kering, sehingga perlu dilakukan penyiraman secara rutin.
·        Tahap penyulaman: dalam tahap ini kegiatan penyulaman sangat penting sekali karena tidak semua tanaman yang berada pada bedengan dalam keadaan baik-baik saja, bisa jadi tanaman dalam keadaan mati atau layu. Penyulaman dilakukan dengan cara mengganti tanaman yang rusak, mati, atau layu dengan tanaman yang baru yang seusia dengan tanaman yang telah mati tersebut.
·        Tahap Pendangiran dan tahap penyiangan: dalam proses ini yaitu kita membersihkan kotoran yang berada di sekitar tanaman seperti rumput liar, sampah, bebatuan, dan lain sebagainya. Tujuan pendangiran adalah untuk menjaga tekstur tanah agar tetap terjaga baik, dan agar aerasi tanah menjadi menguntungkan bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
·        Pengendalian hama dan penyakit tanaman; beberapa jenis hama dan  penyakit yang sering menyerang tanaman tomat yaitu matinya tanaman tomat, layu pohonnya,busuk buahnya, dan terdapat bercak bercak bakteri di buahnya

5. Kegiatan Panen Dan Pemasaran

       Dalam memanen buah tomat kita memerlukan waktu  kurang lebih 1,5 - 2 bulan agar tomat tersebut benar -benar matang dan siap untuk dipanen. Dalam kegiatan memanen buah tomat bisa dilakukan secara menyeluruh atau sebagian dengan memilih buah yang sudah matang. 

Buah Tomat Yang Telah Dipanen
Buah Tomat Yang Telah Dipanen, Foto Original: Guruilmuan

Proses memanen ini sebaiknya dilakukan sesuai dengan kebutuhan, contohnya bagi petani yang memanen buah tomat untuk dijual maka sebaiknya mereka tidak memanen semua buah tomat atau sebagian saja dari yang ditanam karena apabila yang mereka jual tidak habis maka buah tomat yang sudah diambil tidak busuk atau merugikan petani tersebut.


Demikian artikel pertanian dan informasi tentang: “Cara Budidaya Buah Tomat Menggunakan Pupuk Kandang”. Semoga apa yang telah dijelaskan pada bagian di atas bermanfaat bagi rekan-rekan pekebun semua. Namun demikian, apabila Anda tertarik dengan membudidayakan jenis tanaman tomat (rampai) ini, maka silakan Anda boleh mencobanya sendiri di kebun halaman rumah atau di sawah dan lahan-lahan produktif lainnya, dan pastikan bahwa jika Anda serius dalam membudidaya tomat, mudah-mudahan dijamin pasti menguntungkan. (Penulis Dwi Bella Sari (Siswi XII IPA SMA Yadika Natar, Lampung Selatan), Editor: Wahid Priyono, S.Pd).

Artikel Terpopuler

Cara Budidaya BUAH TOMAT Menggunakan Pupuk Kandang Organik Agar Menguntungkan
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar