Cara Pengairan Tanaman Kacang Tanah Berdasarkan Pengalaman Saya

Dalam masa kehidupannya, tanaman kacang tanah pun membutuhkan asupan air untuk tumbuh dan berkembang, melakukan kegiatan fotosintesis, serta metabolisme di dalam tubuhnya yang juga peranan air berguna untuk membuat turgor sel tetap terjaga secara dinamis sehingga tanaman kacang tidak mudah mati dan mengalami dehidrasi yang berujung pada layunya organ batang, daun, serta bunga.

Untuk pengairan tanaman kacang tanah, sebaiknya bisa mencari cara alternatif terbaik yakni dari sumber air sungai, waduk, atau bisa disiram secara manual per satu-satu tanaman. Dan hal ini sepertinya kondisional saja, artinya jika musim hujan lebih dominan maka penyiraman bisa dihentikan, sebaliknya jika terjadi musim kemarau pada saat penanaman kacang tanah, maka bisa disiasati dengan penyiraman manual menggunakan air sumur yang dibuat di sekitar kebun kacang. Pada umumnya, tanaman kacang tanah sangat toleran terhadap tanah yang tandus, gersang, dan kering, namun tetap membutuhkan air dalam jumlah yang cukup.

Kacang Tanah Tumbuh Sehat dan Subur, Photo Original by: Wahid Priyono (Tipspetani.com)

Cara pengairan tanaman kacang tanah bisa dilakukan dengan cara membanjiri galengan diantara bedengan satu dengan lainnya menggunakan aliran air dari sungai/waduk. Setelah air masuk ke lahan bedengan maka petani bisa membantu menyiram masing-masing tanaman menggunakan gayung/bekas batok kelapa. Pastikan bahwa lahan bedengan tempat penanaman kacang tanahnya menjadi lembab.

Pengaturan jumlah air yang masuk di lahan bedengan juga penting, artinya jangan sampai air yang masuk membanjiri/menggenangi seluruh permukaan bedengan. Dan paling bagus air masuk ke bedengan dengan ketinggian 1/3 dari ketinggian lahan bedengan, dan air tersebut sudah bisa diserap secara efektif oleh akar tanaman kacang.

Artikel Terpopuler

Cara Pengairan Tanaman Kacang Tanah Berdasarkan Pengalaman Saya
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar