3 Cara Menyuburkan Tanaman Cabe Agar Buahnya Sangat Lebat (Hasil Eksperimen)

Membudidaya cabe tidak hanya sekedar menanam lalu dirawat seadanya. Namun, lebih dari itu, yaitu konsistensi seorang petani untuk terus memberi perawatan tanaman yang tepat, serta sesuai porsi tanaman.

Dalam beberapa kasus, tidak semua tanaman cabe yang dibudidaya petani mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang baik, tapi adakalanya mengalami ketidaksuburan pada tanaman, yang pada akhirnya tingkat kesehatan tanaman menurun, dan rentan terserang hama dan penyakit.

Selama saya pernah membudidaya cabe, khususnya cabe rawit jengki, saya sering melakukan beberapa uji coba (eksperimen) dengan beberapa merek pupuk terkenal dan seringkali dipakai petani, namun dalam prakteknya tidak semua yang dianjurkan itu cocok untuk tanaman cabe saya tersebut.

Tanaman Cabe Rawit Jengki yang Saya Budidaya Berbuah Lebat
Tanaman Cabe Rawit Jengki yang Saya Budidaya Berbuah Lebat. Photo Original by: Wahid Priyono (Guru Ilmuan Indonesia).

Tapi satu hal yang paling saya sukai adalah selalau melakukan eksperimen dan eksperimen secara terus menerus untuk mencari mana cara untuk menyuburkan tanaman cabe yang paling cocok saya terapkan dalam budidaya pertanian cabe yang sedang saya lakukan.

Adapun cara-cara yang saya gunakan untuk memastikan dan membuat agar tanaman cabe saya menjadi lebih subur, baik yang ditanam di pot dan lahan bedengan, adalah dengan cara berikut ini:

1. Senantiasa Melakukan Pendangiran dan Penyiangan

Pendangiran dan penyiangan merupakan dua hal yang sangat penting bagi pertumbuhan cabe. Pendangiran bertujuan untuk menggemburkan lahan tanam di sekitaran pusat tumbuh tanaman, sementara itu untuk penyiangan sendiri adalah kegiatan yang dilakukan oleh petani untuk merawat tanaman cabe agar lahan tanamnya (bedengan) tidak terserang gulma (rumput-rumput liar). Karena bagaimanapun juga gulma ini sangat parasit, bisa mengganggu dalam transpor nutrisi hara dari dalam tanah ke seluruh bagian tubuh tanaman cabe. Maka dari itulah, kedua kegiatan ini jangan sampai ditinggalkan. Baca tutorialnya di: Cara Pendangiran dan Penyiangan Pada Tanaman Cabe Sesuai Prosedur yang Baik dan Benar.

2. Lakukan Penyiraman Pada Tanaman Cabe

Penyiraman adalah proses menambahkan air pada lahan baik dengan cara disiram secara langsung, atau bisa melalui pipa-pipa yang dihubungkan dari satu lahan ke lahan lainnya. Umumnya, penyiraman tanaman cabe di lahan bedengan terbuka (di lahan persawahan) dilakukan dengan teknik irigasi dari perairan sungan/waduk, dan terkadang juga para petani cabe profesional telah memanfaatkan pipa panjang untuk melakukan penyiraman secara periodik atau tidak manual (dengan cara disiram menggunakan gayung ke satu per satu tanaman).

Dalam penyiraman tanaman cabe, juga harus memperhatikan lahan tanam, jika musim kemarau, maka lahan tanam bisa disiram dengan intensitas lebih banyak dibandingkan pada waktu musim hujan.

Penyiraman tanaman cabe juga harus memperhatikan umur tanaman. Jika tanaman cabe sedang berada dalam masa pertumbuhan, maka penyiraman tanaman bisa dilakukan seintensif mungkin, terutama pada tanaman bibit. Namun, jika tanaman hasil pembibitan sudah dipindahkan ke lahan bedengan khusus, maka penyiraman bisa dilakukan secara kondisional, menyesuaikan umur tanaman dan tingkat kelembaban tanah. Artinya, jika kelembaban tanahnya rendah, maka penyiraman bisa dilakukan secara efektif. Baca tatacara penyiraman cabe berikut ini, klik: Cara Penyiraman Tanaman Cabe yang Baik dan Benar.

3. Lakukan Pemupukan Secara Tepat

Tanaman cabe yang masih dalam penyemaian/awal pemindahan di lahan bedengan bermulsa, maka sebaiknya jangan terlalu buru-buru diberikan pupuk anorganik, karena dikhawatirkan tanaman bibit akan kaget/atau belum mampu beradaptasi secara baik pada lingkungan barunya. Pemupukan anorganik dengan pupuk-pupuk seperti phonska, urea, SP-36, KCL, dan lainnya bisa dilakukan jika tanaman cabe sudah berumur di atas 1 bulan sejak tanam awal.

Kegiatan pemupukan sangat baik bagi tanaman cabe, namun penggunaan pupuk yang berlebihan juga bisa menjadi bencana bagi tanaman cabe itu sendiri. Oleh karena itulah, sangat penting sekali untuk menggunakan pupuk yang tepat sesuai dosis per umur tanaman. Beberapa jenis pupuk yang saya rekomendasikan agar tanaman cabe berbuah lebat dan subur adalah pupuk phonska cair yang dibuat dengan cara berikut ini, klik: Cara Pembuatan Larutan Pupuk Phonska Cair untuk Tanaman Cabe Agar Berbuah Lebat.

Artikel Terpopuler

3 Cara Menyuburkan Tanaman Cabe Agar Buahnya Sangat Lebat (Hasil Eksperimen)
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar