Cara Pengairan (Irigasi Lahan) Tanam Jagung Sesuai Anjuran yang Baik dan Benar

Pengairan (irigasi lahan) tanam jagung yang paling gampang digunakan untuk penanaman jagung di lahan persawahan adalah sistem penggenangan.yakni bagian yang digenangi air hanyalah bagian parit saja bukan seluruh lahan.

Caranya adalah alirkan air ke seluruh drainase parit yang telah di buat. Biarkan air meresap pada tanah bedengan dimana tempat pohon jagung tumbuh dan berkembang. Setelah tanah tampak basah/lembab, keluarkan kembali air dari saluran drainase. Air yang dikeluarkan tersebut bisa ditransfer/dipindahkan dari satu lahan bedengan ke bedengan lainnya satu atau 2 lahan tanam dengan petak yang berbeda.

Tanaman Jagung Berada dalam Fase Pematangan
Tanaman Jagung Berada dalam Fase Pematangan. Photo Original by: Wahid Priyono (Guru Ilmuan Indonesia).

Sementara itu, untuk pengairan pada tanaman jagung yang ditanam di lahan perkebunan tidak begitu membutuhkan air secara banyak, dan memang pengairannya secara kondisional saja yakni menunggu waktu hujan. Namun, terkadang untuk antisipasi, para petani jagung membuat sumur di sekitar ladang/kebun sebagai tempat untuk mengambil air yang digunakan untuk menyiram tanaman jagung yang masih muda.

Ada 5 fase pertumbuhan tanaman jagung yang membutuhkan pengairan lahan, yakni fase pertumbuhan awal, fase pertumbuhan vegetatif, fase pembungaan, fase pengisian biji, dan fase pematangan. Baca dan klik juga artikel berikut ini: Jenis Pupuk yang Dibutuhkan Tanaman Jagung.

Artikel Terpopuler

Cara Pengairan (Irigasi Lahan) Tanam Jagung Sesuai Anjuran yang Baik dan Benar
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar