Cara Penyemaian Bibit Bayam dan Kangkung Secara Benar

Tanaman bayam dan kangkung merupakan jenis tanaman holtikultura sayur mayur yang telah populer dibudidaya oleh banyak kalangan, baik itu langsung dibudidaya di lahan terbuka, maupun menggunakan lahan pekarangan rumah seadanya. Memang sangat tepat sekali untuk menanam kangkung maupun banyam dapat dilakukan dalam skala rumahan, jadi penanamannya tidak terlalu banyak menggunakan lahan yang luas, cukup lahan perkebunan kecil di depan rumah pun dapat dijadikan tempat untuk membudidaya berbagai jenis tanaman.

Sebelum menanam kangkung maupun bayam, maka terlebih dahulu seorang petani/pekebun harus melakukan kegiatan penyemaian bibit terlebih dahulu, barulah jika bibit telah berkecambah lalu menjadi tanaman muda, maka sebaiknya yang harus dikerjakan petani adalah merawat tanaman tersebut hingga dewasa dan siap dipanen.

Beberapa pekebun/petani pemula barangkali bingung tentang bagaimana cara penyemaian bibit tanaman kangkung maupun bayam. Untuk metode penyemaian bibit kangkung dan bayam pada dasarnya adalah sama, hanya saja perbedaan waktu berkecambah biji masing-masing tanaman tersebut yang berbeda.

Bibit Bayam Yang Berhasil Disemai
Bibit Bayam Yang Berhasil Disemai, Nampak Sehat. Foto Original By: Guruilmuan

Adapun langkah-langkah cara penyemaian bibit bayam dan kangkung yang benar akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

  • Siapkan lahan tanam terbuka, kemudian cangkul/bajak lahan tersebut hingga tanahnya menjadi gembur. 
  • Setelah dilakukan pembajakan, selanjutnya adalah buatlah 2 bedengan semai dengan ketentuan: Tinggi lahan semai:20-30cm, lebarnya 60 - 100 cm, dan panjang bedengan semai disesuaikan dengan kebutuhan; Ingat bahwa 2 bedengan masing-masing digunakan untuk 1 bedengan semai khusus bibit tanaman bayam, dan 1 bedengan semai lainnya khusus untuk penyemaian bibit tanaman sayur kangkung;
  • Di kedua bedengan semai tersebut silakan Anda taburi pupuk kompos/pupuk kandang secukupnya, kemudian taburkan secara acak bibit-bibit kangkung maupun bayam di tiap-tiap bedengan yang telah ditentukan (terbarkan bibit di atas pupuk kandang/kompos); 
  • Setelah bibit ditaburkan secara baik, maka selanjutnya adalah menutup kembali pada bagian atas bibit dengan tanah yang halus, lalu siram bibit hingga tanahnya lembab, dan yang terakhir adalah menutup bibit dengan jerami padi atau rerumputan liar yang telah kering (diletakan di atas bedengan semai);
  • Tunggulah bibit-bibit kedua tanaman tersebut hingga berkecambah dan munculnya daun-daun kecil yang baru tumbuh. Jika perkecambahan biji ini terjadi, selanjutnya adalah menyingkirkan jerami tadi, lalu menyiram bedengan penyiraman bibit rutin pagi dan sore hari.
  • Selesai;
  • Sebagai catatan bahwa bibit bayam maupun bibit kangkung akan mulai berkecambah dan menjadi tumbuhan muda sekitar umur tanam 3 - 5 hari. Pastikan pada saat itu pengontrolan tanaman terus dilakukan.
Semoga informasi tentang: Cara Penyemaian Bibit Bayam dan Kangkung Secara Benar" di atas dapat bermanfaat untuk kita semuanya. Salam budidaya pertanian. Sukses selalu. Aamiin.

Artikel Terpopuler

Cara Penyemaian Bibit Bayam dan Kangkung Secara Benar
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar