CARA MENGUKUR pH TANAH DENGAN INDIKATOR KUNYIT (Cara Sederhana dan Praktis)

Untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, maka penting sekali bagi seorang petani untuk mengetahui pH (tingkat keasaman tanah) pada lahan yang akan ditanami berbagai macam tanaman buah, sayur mayur maupun tanaman pangan.

Pengontrolan pH tanah bisa dilakukan dengan menggunakan indikator kunyit yang mampu mendeteksi pH pada lahan tanam. Secara umum pH tanah yang saya ketahui itu kisaran 0 - 14. Tanah dengan pH 0-6,9 bersifat asam. Tanah dengan pH 7 bersifat netral, dan tanah di atas rentang pH 7,1 - 14 bersifat basa. Dan setiap daerah di Indonesia memiliki tingkat pH tanah yang berbeda-beda. Jadi, setiap tanamanpun memiliki kecocokan dengan pH tanah yang berbeda pula. Apabila dalam pengolahan tanah, ternyata tanahnya terlalu asam (pH di bawah 5), petani dapat mengurangi kadar keasaman tersebut dengan cara mencampurkan kapur dolomit pada lahan yang sedang diolah/dibajak tadi. Dengan begitu, tanah menjadi berkurang tingkat keasamannya, dan mudah bagi tanaman untuk tumbuh secara optimal.

cara mengukur pH tanah secara sederhana
Dengan pH tanah yang Cocok Membuat Tanaman Lebih Sehat dan Subur. Photo by: tipspetani.com

Berikut ini cara sederhana tradisional dari kakek dan nenek jaman bahela (jaman dulu) untuk mengetahui pH tanah di lahan tanaman apakah asam atau tidak?

  • Ambillah kunyit seukuran jempol tangan. Potong menjadi dua bagian. Langkah selanjutnya ambillah sampel tanah dari keempat penjuru lahan di tambah satu titik di tengah-tengah lahan;
  • Lalu dari kelima sampel tanah tersebut diaduk secara merata dan dibasahi dengan air bersih;
  • Tahapan selanjutnya adalah memasukkan satu potong kunyit ke dalam tanah yang sudah dibasahi lebih kurang 30 menit.  Lalu angkat, dan lalu perhatikan dan bandingkan warna potongan kunyit yang dicampur dalam tanah dengan potongan kunyit yang tidak dicampur;
  • Apabila warna kunyit menjadi pudar, maka dapat dipastikan lahan tersebut mempunyai kadar/tingkat keasaman tanah yang tinggi (pH di bawah 7);
  • Namun, jika warna kunyit tetap, maka pH tanahnya netral ( mendekati 7 atau = 7);
  • Sedangkan jika warna kunyitnya berubah warna menjadi biru, maka kadar keasaman tanah tersebut rendah atau bersifat basa, dengan pH di atas 7.
Akan tetapi, cara yang dijelaskan di atas belum dapat terukur secara tepat, sebab hanya melihat dari perubahan warna untuk menentukan apakah tanah/lahan tanam tersebut bersifat asam, basa, atau netral hanya dengan melihat perubahan warna yang terjadi pada kunyit setelah perlakuan. Oleh karena itulah, penting sekali untuk menggunakan suatu alat untuk mengukur pH tanah yaitu menggunakan alat pH meter agar mendapatkan hasil perhitungan pH yang lebih terukur.

Artikel Terpopuler

CARA MENGUKUR pH TANAH DENGAN INDIKATOR KUNYIT (Cara Sederhana dan Praktis)
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar