Cara Merawat CABE di Musim Hujan agar Tanaman Cabe Sehat dan Kuat

Merawat tanaman cabe tidak semudah yang dibayangkan. Saya sendiri pernah mencoba merawat tanaman cabe, dan memang itu bukanlah pekerjaan yang hanya sedikit menguras energi, namun terkadang cukup melelahkan.

Namun, dengan tekad dan semangat tinggi, segala hal yang berkaitan dengan perawatan cabe tetap bisa terjalani dengan baik, karena dilakukan dengan senang hati dan berharap tanaman cabe yang dirawat dapat tumbuh baik dan menghasilkan buah berlimpah.

Perawatan Tanaman Cabe di Musim Penghujan
Perawatan Tanaman Cabe di Musim Penghujan, Photo by: Muslehudin, Uploading by: Wahid Priyono (Guruilmuan Indonesia).

Hal yang mungkin sulit bagi petani untuk mengontrol keadaan tanaman yaitu tentang anomali cuaca yang sering berubah-ubah (cuaca ekstrem), musim penghujan juga menjadi penyebab tentang bagaimana tanaman cabe lebih sering terserang hama dan penyakit. Beberapa penyakit pada tanaman cabe seringkali muncul terutama karena cendawan/jamur parasit yang merusak pada bagian buah matang dan juga pada batang maupun akar tanaman.

Pada musim hujan, kandungan air di dalam tanah cukup tinggi, sehingga intensifikasi perawatan tanaman cabe harus serta merta, petani cabe tidak boleh lengah, dan harus tetap semangat dalam melakukan perawatan tanaman cabe di lahan pertaniannya.

Ada beberapa langkah yang bisa ditempuh oleh petani/pekebun cabe dalam perawatannya di musim penghujan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Jaga kandungan air di dalam tanah agar tetap stabil dan tidak berlebih. Hal ini dapat ditempuh dengan cara memastikan bahwa di sekitar kanan kiri bedengan tidak terdapat air yang menggenangi lahan lebih dari setengah tinggi bedengan. Jika air berlebih di sekitar bedengan, bisa dioper ke lahan lainnya yang memang sedang membutuhkan air dalam jumlah cukup. Kelebihan air pada lahan tanam cabe, terutama pada saat penanaman awal biasanya sangat rentan merusak pada daerah akar tanaman cabe muda yang baru ditanam. Usahakan porsi air di lahan bedengan tercukupi dengan baik;
  • Melakukan pengaturan sirkulasi matahari, yaitu sebaiknya pada waktu penanaman cabe lebih diutamakan di tempat yang terkena sinar matahari langsung;
  • Pembersihan gulma/rumput liar dengan cara penyiangan. Pada musim hujan pertumbuhan mikroba sangat cepat, seperti jamur parasit, dan mikroba patogen. Maka dari itu, pastikan bahwa lahan tanam terbebas dari gulma. Gunakan alat pengoret gulma untuk menghilangkan gulma, supaya spora gulma tidak mudah tumbuh/berkecambah;
  • Tambahan pupuk yang mengandung kadar Kalsium (Ca) dan Kalium (K) secukupnya pada tiap-tiap tanaman cabe supaya tanaman lebih sehat dan kuat (sistem imunitas tanaman cabe terjaga secara baik). Pupuk yang direkomendasikan adalah phonska;
Sebaiknya anda bisa membaca juga artikel terkait di atas, klik: Cara Merawat Tanaman Cabe disaat Musim Hujan.

Artikel Terpopuler

Cara Merawat CABE di Musim Hujan agar Tanaman Cabe Sehat dan Kuat
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar

2 komentar

March 24, 2017 at 8:03 PM Delete

Halo pak, apakah ada pupuk organik cair trtentu yg mampu menggantikan nutrisi pupuk anorganik sprt phonska, kcl, atw npk mutiara....? Trimksih pencerahannya pak

Reply
avatar
March 31, 2017 at 6:07 PM Delete

Hallo pak Virog Bangkinang... salam kenal ya pak..
Saran saya bapak bisa pake Pupuk Organik Cair (POC) yang pernah saya buat dan aplikasikan pada tanaman cabe, silakan baca dan cari di website ini dengan keyword/kata kuncinya adalah "pupuk organik cair" atau bisa catat dan kunjungi artikel yang pernah saya tulis pada link >> http://guruilmuan.blogspot.co.id/2015/08/cara-pembuatan-pupuk-organik-cair-poc.html

Semoga jawaban saya membantu anda --- terimakasih.

Reply
avatar