Membersihkan Lahan Tanam Cabe, Kunci Sukses Budidaya Cabe

Salah satu perawatan tanaman cabe yang tidak boleh ditinggalkan yaitu membersihkan lahan tanam cabe dari kemungkinan adanya pertumbuhan gulma (rumput-rumput liar) yang mengganggu pertumbuhan tanaman cabai. Selain itu, pertumbuhan gulma tidak terkendali juga terbukti merusak citra mata ketika melihatnya. Sehingga, diperolehlah keharusan bahwa setiap petani/pekebun cabe agar lebih intensif dan peka dalam merawat tanaman budidaya cabe di kebun miliknya.

Jika pertumbuhan gulma/rumput liar pengganggu tanaman cabe tidak dikendalikan secara benar, maka akan memungkin munculnya berbagai permasalahan pada tanaman cabai, seperti:

  • Tanaman cabe akan rentan terserang hama dan penyakit pada tanaman. Perlu anda ketahui bahwa jika rumput liar sangat lebat di sekitar pusat tanaman tumbuh, atau berada pada sekitar lahan berdengan yang dimulsa, maka hama dan penyakit akan menempati rumput gulma tersebut untuk melakukan perkembangbiakan, sehingga larva/telur-telur hama parasit akan mudah bersarang dan jika menetas akan menjadi musuh bagi tanaman cabe itu sendiri;
  • Keindahan lokasi penanaman cabe akan semakin berkurang, karena nilai estetika saat memandang bedengan cabe sangat lebat ditumbuhi gulma. Maka langkah paling tepat untuk mencegah hal ini yaitu melakukan penyiangan (pengoretan pada gulma di sekitar lokasi tanam:
  • Gulma selain sebagai inang tempat tumbuh kembang hama dan penyakit parasit, juga dapat mencuri nutrisi penting yang seharusnya hanya diberikan pada tanaman cabe. Tanpa anda sadari, jika hal ini terjadi maka produktivitas hasil panen pertanian buah cabe akan menurun, bahkan mengalami kerugian;
  • Gulma sangat identik sebagai faktor penghambat pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada pohon cabe. Adakalanya pertumbuhan cabe kerdil dan tidak terawat itu semua berawal dari lahan tanam cabe yang kurang bersih, sehingga otomatis akan terjadi perebutan nutrisi antara pohon cabe dengan gulma (terjadi kompetisi tingkat ekosistem).
Dari keempat faktor di atas tentu saja harus diperhatikan secara seksama bagi para penggemar dan pembudidaya tanaman cabe baik secara kecil, menengah, maupun skala besar-besaran.

Lahan Tanam Cabe Dalam Bentuk Bedengan Bermulsa Bersih dan Rapih
Lahan Tanam Cabe Dalam Bentuk Bedengan Bermulsa Bersih dan Rapih. Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Ada beberapa solusi supaya lahan cabe bersih, sehingga terbebas dari berbagai polemik menyangkut tumbuh kembang cabe yang kurang optimal akibat faktor yang telah disebutkan di atas, berikut solusi yang mungkin dapat anda ambil:
  • Selalu memastikan bahwa lahan tanam cabe di perkebunan hortikultur anda selalu bersih, terbebas dari pertumbuhan gulma yang terlalu banyak;
  • Pembersihan lahan tanam cabe dapat dilakukan dengan pengoretan rumput liar (penyiangan) menggunakan alat sederhana misalnya "pencong" atau "pacul/cangkul", dan perkakas pertanian lainnya yang relevan untuk membersihkan lahan tanam cabe;
  • Jika pertumbuhan gulma sangat pesat, anda juga dapat menggunakan herbisida untuk membubuhnya. Namun, sebelum melakukan cara ini pertimbangkan terlebih dahulu apakah ada efeknya tidak terhadap lingkungan dan juga bagi tanaman cabe yang sedang anda budidaya?
  • Berupaya untuk selalu mengairi lahan tanam cabe secukupnya, kandungan air tanah harus cukup, sehingga pertumbuhan akar cabe akan semakin baik, termasuk penyerapan nutrisi dari akar ke seluruh bagian organ tanaman akan berjalan efektif.
Mungkin itu saja beberapa informasi ulasan tentang bagaimana cara membersihkan lahan tanam cabe dan apa manfaat bagi tanaman cabe itu sendiri.

Semoga apa yang sudah dibahas pada ulasan di atas akan memberikan kebermanfaatan untuk rekan-rekan petani/pekebun dimana saja anda berada.

Selamat mempraktekan, semoga usaha budidaya cabe di lahan perkebunan anda berhasil. Salam budidaya pertanian, ayo berkebun, ayo menanam. Baca juga: Solusi Agar Tanaman Cabe Tidak Ambruk Terkena Angin Kencang.

Artikel Terpopuler

Membersihkan Lahan Tanam Cabe, Kunci Sukses Budidaya Cabe
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar