Tips Agar Tanaman Cabe Tahan Lama

Cabe adalah salah satu jenis tanaman hortikultura sayur mayur yang telah banyak dibudidaya oleh masyarakat petani di seluruh Indonesia. Hampir seluruh petani/pekebun sudah pernah membudidayakan cabe di lahan atau kebun miliknya.

Untuk mendongkrak hasil panen cabe supaya lebih menguntungkan, maka perlu sekali para petani untuk senantiasa tetap mengontrol dan merawat tanamannya secara baik, sehingga pada akhirnya nanti tanaman cabe akan lebih potensial menghasilkan buah yang banyak, lebat, dan menguntungkan saat di jual di pasaran.

Tanaman cabe rawit biasanya mulai dipanen pada umur 2,5 bulan, dengan beberapa kali panen dalam tiap kali musimnya. Ada petani yang mungkin hanya memanennya dalam waktu singkat, karena memang pada kondisi tertentu mungkin saja buah cabe yang dihasilkan sedikit, sehingga regenerasi buah yang telah matang semakin berkurang, sehingga pemanenan cepat dan tidak tahan lama.

Tanaman Cabe Merah Keriting Di Daerah Dataran Tinggi
Tanaman Cabe Merah Keriting Di Daerah Dataran Tinggi, Photo by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Supaya tanaman cabe tahan lama sehingga mampu dilakukan pemanenan berulang dalam frekuensi yang lebih banyak dari biasanya, maka ada beberapa hal yang sering dilakukan oleh petani di wilayah, seperti:

  • Membuang beberapa tunas aksiler (tunas samping pada tanaman cabe), caranya dapat anda baca pada artikel berikut: Cara Membuang Tunas Aksiler Pada Tanaman Saat Perempelan.
  • Menambahkan nutrisi pada tanaman cabe dengan beberapa jenis pupuk organik yang kaya akan kandungan unsur hara Nitrogen (N), sehingga lebih menguntungkan bagi tanaman, yakni supaya tanamannya lebih subur, serta menghasilkan buah cabe yang lebih produktif;
  • Menambahkan larutan pupuk phonska cair pada masing-masing tanaman cabe sesuai dosis yang dianjurkan. Anda dapat membuat larutan pupuk phonska cair mengikuti tatacara berikut: Cara Pembuatan Larutan Pupuk Phonska Cair Untuk Tanaman Cabe.
  • Selain ketiga cara di atas yang dapat anda lakukan, sebaiknya juga tetap lakukan pendangiran pada tanaman cabai yang ditanam di lahan terbuka seperti sawah, ladang/kebun. Selain itu, penyiangan juga penting dilakukan untuk tanaman cabe supaya penyerapan nutrisi hara berjalan optimal sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe lebih optimal.
Itulah tadi sekelumit penjelasan tentang tips agar tanaman cabe tahan lama, sehingga peluang untuk meraih kesuksesan dalam budidaya tanaman cabe dapat dimaksimalkan. Selamat mempraktekan, semoga berhasil. Tambahkan wawasan anda dengan membaca artikel berikut ini: Macam dan Jenis-Jenis Cabe Budidaya Yang Bisa Ditanam di Indonesia.


Artikel Terpopuler

Tips Agar Tanaman Cabe Tahan Lama
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar