11 Keunggulan dan Kelemahan PESTISIDA ORGANIK Menurut Ir. M. Nurdin, M.Si, Dosen Pertanian Universitas Lampung

Menurut pemaparan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung, yakni Ir.M.Nurdin,M.Si, bahwa jenis pestisida yang dikenal secara umum oleh masyarakat petani ada dua macam yakni pestisida organik dan pestisida kimiawi. Kedua macam pestisida ini tentu saja memiliki sisi keuntungan dan kelemahan/kekurangan, sehingga diharapkan dengan mengetahui kondisi semacam ini maka akan membuat anda lebih bijak dalam memilih jenis pestisida apa yang paling tepat untuk menangani berbagai persoalan pada tanaman pertanian anda.

Pestisida kimia maupun organik biasanya digunakan untuk memberantas hama maupun penyakit pada tanaman. Seperti berbagai jenis jamur/cendawan parasit, bakteri, virus, serta berbagai antigen asing yang dapat membahayakan bagi sistem imunitas (pertahanan tubuh) tanaman dalam memproduksi bunga maupun buah yang merupakan bagian terpenting dalam pertanian.

Tanaman Cabe Rawit Jengki dalam Penggunaan Pestisida Organik
Tanaman Cabe Rawit Jengki dalam Penggunaan Pestisida Organik, Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Pada pertemuan kali ini, mari kita bahas terlebih dahulu tentang bagaimana keunggulan maupun kerugian (kelemahan) dari pestisida organik. Berikut ini langsung saja akan dijelaskan:

1. Keunggulan Pestisida Organik

Adapun keunggulan dari pestisida organik diantaranya adalah:

  • Pestisida organik lebih murah, dan dapat dibuat sendiri dengan bahan-bahan yang tersedia di alam secara alamiah, misalnya berasal dari bahan-bahan dedaunan Titonia, daun legundi, daun tembakau, daun surian, dan lain sebagainya;
  • Lebih ramah terhadap lingkungan serta meminimalisir dampak dari pencemaran air dan pencemaran tanah;
  • Residu (sisa dari penggunaan pupuk organik) tersebut tidak bisa tahan lama sehingga akan mampu mencegah dari dampak buruk terhadap lingkungan sendiri;
  • Lebih aman saat digunakan;
  • Memberi nilai tambah (value) pada produk yang dihasilkan, sebagai contoh dengan penggunaan pestisida organik maka peluang tanaman untuk menghasilkan buah dan organ tanaman yang sehat akan terwujud;
  • Penggunaan pestisida organik dengan sistem pertanian terpadu dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian yang melimpah sehingga lebih menguntungkan bagi petani;
  • Aplikasi tidak terlalu rumit, sehingga semua kalangan dapat membuatnya;

2. Kelemahan Pestisida Organik

Sementara itu, untuk kelemahan (kekurangan) dari pestisida organik diantaranya yakni:
  • Kurang praktis, sebab terkadang bahan-bahan yang digunakan sangat jarang ditemukan sehingga butuh waktu dan pengorbanan untuk mencari bahan-bahan untuk pembuatan pestisida organik;
  • Pestisida organik tidak dapat disimpan dalam jangka waktu lama sehingga harus langsung digunakan (dipakai) setelah proses pembuatan selesai. Jika tidak, maka racun yang ada pada pestisida organik tersebut akan hilang;
  • Terkadang bahan-bahan untuk pembuatan pestisida organik sulit ditemukan di daerah-daerah tertentu. Sebagai contoh, mungkin orang awam/kalangan petani pemula akan kesulitan untuk mencari daun legundi dan galingan gajah. Maka untuk mencarinya terkadang butuh waktu lama, bisa searching atau tanya langsung kepada mbah Google, atau bisa tanya kepada rekan petani lainnya;
  • Terkadang hama/penyakit pada tanaman bisa menjadi resisten terhadap beberapa ramuan dari pestisida organik tersebut.

Itulah tadi penjelasan tentang keunggulan maupun kelemahan dari penggunaan pestisida organik semoga dapat bermanfaat untuk anda. Jangan lupa baca juga: Cara Pembuatan Larutan Pupuk Phonska Cair untuk Tanaman Cabe.

Artikel Terpopuler

11 Keunggulan dan Kelemahan PESTISIDA ORGANIK Menurut Ir. M. Nurdin, M.Si, Dosen Pertanian Universitas Lampung
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar