99,9 % Menanam Bibit Cabe Agar Banyak Hidupnya

Menanam bibit cabe agar banyak hidupnya memang membutuhkan sebuah perjuangan yang tak mudah. Saya sendiri pernah merasakan perjuangan tersebut, meskipun cabe yang saya budidaya tidaklah terlalu banyak, namun terkadang butuh strategi jitu untuk menyemai bibit cabe hingga kepada proses penanaman bibit di wadah polybag, barulah nanti setelah umur 20 hari pembibitan di polybag dapat dipindahkan ke lahan terbuka (ditanam di bedengan yang di atasnya diberi mulsa plastik).

Menurut pengalaman saya pribadi, dalam membudidaya cabe jenis apapun, tetap ada 3 tahapan pembibitan dan masa tanam bibit cabe yaitu sebagai berikut (mari ikuti pedomannya):

1. Semai Bibit Cabe dengan Steril Pro

Cara semai benih cabe dengan teknik steril pro sangat saya sukai, yaitu dengan menggunakan kain lembab, kemudian biji-biji cabe dimasukkan ke dalam kain lembab tersebut. Biji-biji cabe sebelumnya harus steril, atau dengan kata lain dapat direndam pada air hangat dengan suhu sekitar 35 - 40 derajat celcius.

Teknik steril pro akan menghasilkan tanaman yang sehat dan kuat, waktu yang digunakan relatif cepat (sekitar membutuhkan waktu 3 - 4 hari untuk perkecambahan benih sebelum dipindah ke wadah polybag untuk pembesaran hingga umur 20 hari), serta hasil perkecambahan biji cabe cukup bagus dan berkualitas. Silakan anda sendiri dapat mencobanya di rumah dengan mengikuti panduan (tutorial) berikut ini, klik: Cara Semai Cabe Steril Pro, Dihasilkan Tanaman Serentak.

Dengan menggunakan teknik steril pro, hasil tumbuh benih dapat dipastikan 99,9% dari cara biasanya yakni dengan penyemaian di bedengan bertanah liat saja.

Pohon Cabe Rawit Jengki Berbuah Dengan Teknik Steril Pro
Pohon Cabe Rawit Jengki Berbuah Dengan Teknik Steril Pro, Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

2. Pemindahan Tanaman Muda Hasil Steril Pro

Pada saat memasuki tahapan yang kedua ini, yaitu pemindahan tanaman muda hasil teknik steril pro, langkah yang perlu dilakukan pekebun/petani cabe yaitu pemindahan biji yang telah berkecambah tersebut ke dalam wadah pot polybag, yaitu dengan cara:

  • Buat campuran media tanam dengan menggunakan tanah liat dan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan berturut-turut 3:1. Dapat pula anda menggunakan pupuk hayati dari jerami padi yang dibakar;
  • Setelah campuran bahan untuk media tanam dibuat, maka masukkan ke dalam pot polybag kecil warna putih transparan, dan biarkan setidaknya 3 hari sebelum penanaman bibit muda hasil steril pro tersebut;
  • Setelah 3 hari pendiaman media tanam dalam polybag, selanjutnya anda dapat menanamkan bibit muda hasil steril pro pada tiap-tiap wadah polybag (sesuaikan juga dengan kebutuhan).
  • Selanjutnya lakukan penyiraman rutin setiap hari, yaitu di pagi hari sebelum matahari terbit dan sore hari menjelang waktu maghrib/senja); Penyiraman tanaman cabe memiliki tujuan supaya proses fotosintesis berjalan lancar, dan juga air penting sebagai pelarut senyawa-senyawa kimia organik dan anorganik yang terdapat di dalam tanah;
  • Biasanya tanaman cabe dapat sudah dipindahkan ke lahan tanam terbuka (bedengan bermulsa) ketika telah mencapai umur sekitar 20 - 22 hari dengan ciri-ciri tanaman cabe sudah memiliki tinggi sekitar 10 - 15 cm, batangnya kuat, sudah memiliki banyak akar, sudah ada daun-daunnya yang cukup banyak.
3. Pemindahan Bibit Tanam Dari Wadah Polybag Ke Lahan Tanam Terbuka

Ini merupakan langkah terakhir, dimana tanaman cabe muda yang sudah memiliki tunas akar, batang, dan juga organ lengkap lainnya untuk segera dipindahkan di lahan terbuka, yakni di lahan bedengan bermulsa.

Cara pemindahannya yakni dengan merobek pada bagian sisi-sisi bungkus polybag, dan ambil bibit yang sudah tumbuh beserta tanah yang melingkupi pada bagian akarnya. Setelah itu, masukan bibit cabe yang telah memiliki organ lengkap tersebut ke dalam lubang tanam pada bedengan bermulsa, dan tutup dengan tanah di sekitarnya.

Untuk masa tanam awal lakukan juga penyiraman rutin, pemupukan, dan perawatan tanaman lainnya, hingga tanaman benar-benar mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan barunya.

Itulah tadi informasi bagaimana cara agar 99,9% menanam bibit cabe agar banyak yang hidup. Semoga penjelasan di atas memberi manfaat untuk anda. Dan saya sendiri sudah mencobanya, dan hasilnya sangatlah luar biasa, yakni tanaman lebih seragam, dan cepat menghasilkan buah. Sekarang giliran anda yang mencobanya, semoga berhasil. Salam budidaya pertanian. Ayo menanam, ayo berkebun. Jangan lupa, silakan baca juga: Penyemaian Benih Cabe Keriting F1 Lado Hibrida.

Artikel Terpopuler

99,9 % Menanam Bibit Cabe Agar Banyak Hidupnya
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar