2 Jenis Pupuk Alamiah Perangsang Akar Tanaman

Penggunaan pupuk organik dan anorganik memang sangat dibutuhkan bagi tanaman, supaya pertumbuhan maupun perkembangannya menjadi lebih baik.

Adakalnya pupuk yang dijual di pasaran banyak yang berbahan kimia, sehingga tak jarang dari pupuk anorganik tersebut dapat merusak lingkungan sekitar, seperti dapat menimbulkan pencemaran tanah maupun pencemaran air.

Pencemaran air dan pencemaran tanah yang ditimbulkan dari aktivitas pemupukan secara tidak benar juga dapat terlihat dari kerusakan struktur tanah, pH tanah menjadi tidak stabil, dan atau bahkan dapat merusak ekosistem alam di sekitarnya.

Sama halnya penggunaan pestisida kimia juga dapat berpeluang membunuh sebagian hama dan sebagian lainnya mungkin saja menjadi resisten dan tentu saja hal ini dapat menggangu dalam aktivitas pertanian.

Melihat beberapa kondisi seperti yang dijelaskan pada bagian di atas, tentu saja alternatif yang terbaik untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pupuk anorganik, maka penggunaan pupuk organik sangat dirasakan menjadi hal yang penting dan harus anda coba di lingkungan perkebunan hotikultura milik anda, yakni dengan menggunakan pupuk orgnik yang juga ramah terhadap lingkungan.

Beberapa pupuk organik alamiah juga mampu merangsang dalam hal pertumbuhan dan perkembangan organ tanaman, baik itu pada akar, batang, daun, maupun buahnya. Dengan penggunaan pupuk organik diharapkan kelestarian lingkungan hidup tetap terwujud, dan tentunya hasil panen akan semakin membaik.

Ada beberapa jenis pupuk organik yang bagus dalam hal merangsang pertumbuhan akar tanaman, sehingga tanaman akan cepat menghasilkan akar-akar muda, baik itu akar primer dan akar sekunder yang siap untuk mengokohkan batang dan organ tanaman lainnya. Berikut ini beberapa jenis pupuk organik tersebut:

1. Pupuk Cair Dari Air Dedak

Pupuk cair dari air sisa ampas kulit padi (dedak) memang sangat terbukti bagus dalam hal membuat tanaman menjadi lebih subur. Alasannya adalah pada sisa kulit padi yang dihaluskan banyak mengandung vitamin B yang fungsinya sama dengan hormon rhizokalin yang merupakan salah satu hormon pertumbuhan pada tumbuhan yang fungsinya sebagai perangsang dalam pertumbuhan akar tanaman.

Sehingga dengan pemberian cairan dedak ini tentu saja lebih cepat merangsang akar tanaman yang masih dalam masa meristematik untuk terus tumbuh dan berhasil menopang organ tanaman lain supaya lebih berdaya guna.

Beberapa jenis tanaman hotikultura buah yang paling cocok untuk diberikan pupuk cair dedak diantaranya yaitu stroberry, cabe dalam pot, tanaman hias (mawar, melati, anggrek, dan lain sebagainya), serta beberapa jenis sayur mayur seperti selada, pak coy, seledri, dan lainnya.

Melihat betapa pentingnya air dedak tersebut, maka tidak ada salahnya anda mencoba membuat ramuan sendiri di rumah, untuk membuatnya mari ikuti panduan yang tertera pada link berikut ini, klik: Manfaat Air Dedak Padi Untuk Pertumbuhan Tanaman.

2. Pupuk Cair Dari Sisa Cucian Beras

Sama halnya dengan pupuk cair dari sisa ampas kulit padi (dedak), maka sisa air cucian beras juga sangat bermanfaat untuk merangsang pembentukan ujung tunas pada akar. Ketika masa meristematik terjadi pada akar tanaman, maka jaringan-jaringan lain di sekitar akar akan mengalami proses meristematik artinya mengalami pembelahan sel secara terus menerus, karena ciri dari jaringan meristem yakni sel-selnya selalu aktif membelah.

#AyoBerkebun - Pohon Stroberry Tumbuh Subur Diberi Pupuk Organik Cair
#AyoBerkebun - Pohon Stroberry Tumbuh Subur Diberi Pupuk Organik Cair, Photografer: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Pada air cucian beras juga terdapat hormon kalin yaitu dari komponen rhizokalin yang merangsang pertumbuhan dan pembentukan akar sekunder dan akar primer pada tumbuhan. Maka dari itu, anda dapat menyiramkan air sisa cucian beras untuk perangsang akar tanaman perkebunan yang sedang anda tanam (sedang dibudidaya).

Sebagai panduan untuk melihat seperti apakah langkah-langkah dalam pembuatan larutan dari sisa cucian beras, maka artikel berikut ini akan membantu anda, silakan baca: Air Cucian Beras, Nutrisi Penting Bagi Tanaman Perkebunan.

Itulah tadi penjelasan tentang kedua jenis pupuk alamiah yang digunakan sebagai perangsang dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman pertanian/perkebunan. Silakan kedua cara di atas dapat anda praktekan di lingkungan tempat pembudidayaan di sekitar tempat tinggal anda. Semoga berhasil dan sukses selalu.

Semoga informasi di atas memberi pencerahan dan kebermanfaatan untuk rekan-rekan petani dimana saja anda berada. Ayo menanam, salam budidaya pertanian. Jayalah petani Indonesia. Baca juga: Cara Pembuatan Larutan Pupuk Phonska Cair Untuk Tanaman Cabe.

Artikel Terpopuler

2 Jenis Pupuk Alamiah Perangsang Akar Tanaman
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar