Jenis Tanah Yang Cocok Untuk Menanam Kelengkeng Di Dalam Pot

Membudidaya tanaman kelengkeng memang sangat menyenangkan. Dari segi penanamannya saja kita selalu diberikan tantangan tersendiri, terkait dengan bagaimana cara mencangkoknya, cara menanamnya, cara perawatannya, hingga bagaimana cara memotong tunas produktif pada tanaman kelengkeng yang telah tumbuh menjadi tanaman dewasa.

Dalam membudidaya tanaman kelengkeng anda juga harus memperhatikan beberapa hal, seperti etika dalam perawatan tanaman kelengkeng secara tekun, penanaman yang berdasarkan cara yang benar, pemberian pupuk, pemotongan tunas, pemeliharaann bunga dan buah supaya tetap kok dan berkualitas.

Untuk memulai usaha/bisnis perkebunan kelengkeng, anda juga dapat menambah wawasan pengetahuan awal tentang: Cara Budidaya Kelengkeng Agar Cepat Berbuah Lebat dan Menguntungkan Bagi Petani (Cangkok Batang).

Memperhatikan kualitas tanah, jenis tanah yang hendak digunakan dalam menanam pohon kelengkeng yang dicangkok sangat penting diketahui.

Ada beberapa campuran jenis tanah yang dapat anda gunakan untuk membudidaya kelengkeng, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Tanah Liat Biasa+Pasir

Komposisi tanah liat biasa juga sangat banyak mengandung unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman kelengkeng. Meskipun begitu, komposisi tanah yang sudah tersedia di alam juga harus ditambahkan unsur hara lain yang terdapat pada pupuk kandang, pasir, dan jenis pupuk anorganik lainnya.

Pasir merupakan bahan alami yang juga dapat ditambahkan pada tanaman kelengkeng. Hal tersebut dapat membantu supaya tanaman kelengkeng memiliki akar yang kokoh terutama jika tanaman/bibit kelengkeng cangkokan ditanam di dalam pot.

Pohon Kelengkeng Ditanam Di Halaman Rumah
Pohon Kelengkeng Ditanam Di Halaman Rumah, Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Cara membuatnya cukup sederhana: Tinggal anda campurkan secara merata tanah liat biasa dengan pasir secukupnya (perbandingan tanah liat dengan pasir adalah 3:1), kemudian aduk. Selanjutnya adalah anah liat biasa+pasir  yang telah dibuat lalu dimasukan ke dalam pot-pot dengan menanam batang kelengkeng cangkokan ke dalam wadah pot atau ditanam di lahan terbuka seperti kebun dan atau di pekarangan rumah.

2. Tanah Liat Biasa+Pupuk Kandang

Sama halnya dengan pasir, pupuk kandang juga sangat bagus untuk membantu dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman kelengkeng.

Pupuk kandang yang direkomendasikan untuk menanam kelengkeng adalah pupuk dari kotoran sapi/kambing/kerbau/pupuk kotoran ayam yang telah dikeringkan. Pupuk kandang juga dapat difermentasikan atau dibuat dengan mengikuti panduan berikut: Cara Pembuatan Pupuk Kandang Serta Peranannya Bagi Pertumbuhan Tanaman.

Untuk tanaman kelengkeng hasil bibit cangkok batang, maka dapat ditanam pada media tanah liat yang ditambahkan pupuk kandang. Cara untuk membuatnya adalah: Siapkan tanah liat secukupnya, kemudian campurkan dengan pupuk kotoran ternak kering (direkomendasikan sebaiknya pupuk kotoran ayam/itik, meskipun jenis pupuk kotoran ternak lainnya masih diizinkan), kemudian tanah liat tersebut dicampurkan secara merata dengan kotoran ternak (perbandingan tanah liat dengan kotoran ternak adalah 3:1), setelah itu gunakan media tanam yang sudah jadi tersebut untuk menanam pohon kelengkeng cangkok. Banyaknya media tanam yang dibuat disesuaikan juga dengan ukuran pot dan luas lubang tanam yang dibuat di area perkebunan.

3. Tanah Liat Biasa+Pupuk Jerami Padi

Untuk pembuatan media tanam seperti pada poin ke tiga ini caranya cukup sama dengan point ke-1 dan ke-2 di atas. Caranya adalah mengambil tanah liat biasa secukupnya kemudian dicampur aduk dengan pupuk dari jerami padi yang dibakar (perbandingan tanah liat biasa dengan pupuk jerami padi adalah 3:1). Setelah itu, gunakan media tanam yang dibuat ini untuk menanam pohon kelengkeng di dalam pot. Banyaknya media tanam yang dibuat semestinya juga harus disesuaikan dengan ukuran pot dan luas lubang tanam yang tersedia jika penanaman dilakukan di area terbuka seperti kebun, pekarangan rumah, dan area strategis lainnya. Untuk menambah wawasan baca juga: Cara Pembuatan Pupuk dari Serat Jerami Padi Yang Dibakar.

Dari ketiga cara pembuatan media tanam kelengkeng seperti yang telah dijelaskan di atas, anda bebas memilih dan mempraktekan, cara mana yang menjadi favorit anda. Terserah dan silakan bereksperimen.

Itulah tadi beberapa jenis tanah dan campuran bahan media yang sangat cocok dan baik untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan pohon kelengkeng yang ada di kebun anda. Selamat mempraktekkan, semoga informasi tentang jenis tanah yang cocok untuk menanam kelengkeng di atas bermanfaat untuk anda rekan pekebun dan atau petani di seluruh Indonesia. Hidup petani Indonesia.

Silakan klik dan baca artikel terkait dengan materi di atas: Cara Merawat Pohon Kelengkeng Agar Cepat Berbuah Lebat.

Artikel Terpopuler

Jenis Tanah Yang Cocok Untuk Menanam Kelengkeng Di Dalam Pot
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar