Ciri-Ciri Buah Mentimun Yang Cocok Dijadikan Bibit Tanam Generatif

Budidaya buah mentimun dapat dilakukan diberbagai jenis lahan, baik itu di lahan terbuka seperti di ladang, di perkebunan khusus bagi tanaman holtikultura buah maupun sayuran, atau di daerah persawahan yang tanahnya memang cukup bagus bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dalam menghasilkan buah lebat.

Dalam membudidaya mentimun baik secara organik maupun nonorganik pada dasarnya adalah sama, akan tetapi perbedaannya hanya terdapat pada bagaimana pupuk yang digunakan. Jika pertanian organik lebih menggunakan pupuk-pupuk organik baik dari kompos, kotoran hewan ternak dan kotoran unggas yang telah dikeringkan/difermentasikan, maka pertanian secara anorganik lebih menggunakan pupuk-pupuk anorganik yang tentunya sangat berpotensi membahayakan bagi lingkungan sekitaranya, sehingga tak mengherankan apabila pertanian secara anorganik telah dibuktikan oleh banyak pakar pertanian tentang bahayanya bagi lingkungan, sebab penggunaan pupuk-pupuk anorganik seperti urea, KCL, ZA, TSP, dan sejenis pestisida yang secara berlebihan mampu membuat struktur tanah perlahan menjadi rusak, serta dapat menyebabkan berbagai pencemaran lingkungan  seperti pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran udara.

Buah Mentimun Cocok Dijadikan Bibit Tanam Generatif
Buah Mentimun Untuk Bibit Tanam Generatif. Foto Original By: Wahid Priyono (Guruilmuan)
Tentu jika Anda hendak membudidaya tanaman mentimun sebaiknya gunakan cara organik yang lebih menyehatkan tubuh dan ramah terhadap lingkungan alam. Selain itu, pemilihan bibit tanam juga harus memperhatikan ciri dari buah yang berkualitas dan siap dijadikan bibit generatif.

Berbicara dengan ciri buah mentimun yang cocok dijadikan sebagai bibit tanaman generatif biasanya dapat dilihat dari beberapa kriteria sebagai berikut:

  • Buahnya berasal dari buah induk yang produktif setidaknya berumur 2 - 2,5 bulan (sejak tanam awal);
  • Kulit buahnya berwarna putih kekuningan, atau kuning cerah dan memiliki kulit tebal;
  • Daging buahnya sangat keras jika ditekan menggunakan jari-jari tangan;
  • Buahnya memiliki bentuk lonjong panjang di atas rata-rata panjang buah mentimun yang masih muda. Panjang buah yang cocok buat bibit tanam generatif yakni sekitar 20 - 35 cm (sesuai dengan varietas mentimunnya).
  • Tangkai buahnya berwarna kuning/cokelat kehijauan, dan pada bagian batang herba tempat melekatnya tangkai buah telah berwarna kuning dan buah mudanya telah mulai berkurang karena tanaman sudah mulai mengalami umur tua dan siap diganti dengan tanaman baru;
  • Jika buah dibelah, maka biji-bijinya berbaris-baris rapi sejajar diantara daging buah, bijinya berwarna putih kecokelatan muda.


Demikian di atas penjelasan tentang bagaimana ciri-ciri/karakteristik sifat buah mentimun yang cocok dijadikan bibit tanam generatif. Setelah Anda mengetahui ciri-ciri di atas, maka selanjutnya Anda dapat membaca tutorial tentang: Cara Budidaya Mentimun Organik Agar Cepat Berbuah Lebat. Semoga informasi di atas bermanfaat.



Artikel Terpopuler

Ciri-Ciri Buah Mentimun Yang Cocok Dijadikan Bibit Tanam Generatif
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar